terbaru

Pengertian Warna Primer, Sekunder, Tersier, Netral & Contohnya

: Minggu, Juli 03, 2016

Pengertian Warna Primer, Sekunder, Tersier, Netral dan Contoh

Setelah anda pahami selayang pandang tentang Teori Warna Brewster, sekarang kita lihat lebih jauh pengertian dan contoh lengkap dari keempat kelompok warna versi Brewster tersebut.



Warna Primer
Merah - Kuning - Biru

Pengertian Warna Primer, Sekunder, Tersier, Netral dan Contoh

Bahasa indonesianya adalah warna pokok atau warna dasar. Artinya warna yang menjadi fondasi dari warna lain. Sama dengan kebutuhan pokok manusia seperti makan dan minum. Tanpa makan dan minum, maka kehidupan manusia, akan berakhir alias mati. Nah begitu juga dengan warna primer. Tanpa adanya warna kategori ini, maka tidak akan ada warna lain. Artinya semua warna, pada hakikatnya adalah turunan dari percampuran ketiga warna primer ini. Karena itulah seorang pelukis, dengan menggunakan hanya 3 warna dasar merah, kuning dan biru, bisa menghasilkan ribuan bahkan tak terhingga jumlah warna pada lukisannya. Karena warna yang begitu kaya dari setiap coretan di kanvasnya, adalah hasil pencampuran dari ketiga warna pokok.

Secara teknis, asal usul warna primer berbeda dengan warna sekunder, tidak bisa dibuat berdasarkan campuran warna lain. Mereka adalah warna induk. Warna yang murni berdiri sendiri tanpa campuran warna lain.



Warna Sekunder
Orange - Hijau - Ungu

Warna ini disebut juga dengan istilah warna kedua, yang artinya adalah warna yang berasal dari pencampuran 2 warna primer. Misalnya warna merah bila dicampur dengan warna kuning akan menghasilkan warna orange. Merah dengan kuning adalah warna primer. Sedang hijau sebagai hasilnya, disebut dengan warna sekunder. Bagan lengkapnya bisa anda lihat pada gambar di bawah ini:

Pengertian Warna Primer, Sekunder, Tersier, Netral dan Contoh

Pengertian Warna Primer, Sekunder, Tersier, Netral dan Contoh


Lalu apakah hanya 3 warna saja yang disebut dengan warna sekunder seperti gambar diatas? Tidak. Jumlah warna sekunder, bisa tak terhingga, tergantung berapa takaran percampuran warna pokoknya. Jika takarannya 1 : 1, memang hasilnya hanya 1. Misalnya anda mencampur satu gelas cat berwarna merah dengan 1 gelas cat berwarna kuning. Maka hasilnya, tentu saja orange murni. Tapi bagaimana jika takrannya 1 : 1,5 ? Atau 1 : 1,7 dan seterusnya? Misalnya warna merahnya 1 gelas, tapi warna kuningnya 1,5 gelas. Lalu hasilnya warna sekunder apa? Karena takaran kuningnya lebih banyak, maka namanya disebut dengan istilah "orange kekuningan". Tapi jangan lupa, jumlah warna orange kekuningan ini juga bisa tak terhingga, tergantung volume pertambahan yang dilakukan setiap mencampur warna merah dengan kuning. Contoh lengkapnya bisa anda cermati seperti gambar di bawah ini:

Pengertian Warna Primer, Sekunder, Tersier, Netral dan Contoh



Warna Tersier
Coklat Kemerahan - Coklat Kekuningan - Coklat Kebiruan

Warna ini disebut juga dengan istilah warna ketiga, yang artinya warna yang terbentuk dari hasil pencampuran warna pokok dengan warna sekunder. Tapi warna yang dicampur (sekunder dengan primer), adalah yang posisinya berhadapan dalam Lingkaran Warna Brewster. Bukan yang bersebelahan. Misalnya warna merah dicampur dengan warna hijau. Warna kuning dicampur dengan warna ungu. Dan warna biru dicampur dengan warna orange. Lalu hasilnya warna apa? Karena semua unsur warna pokok sudah masuk pada percampuran ini, maka warna yang dihasilkannya adalah warna kecoklatan. Jumlah warna coklat yang dihasilkan, juga bisa tak terhingga. Tergantung berapa perbandingan antar warna yang digunakan setiap mencampurnya. Contohnya akan terlihat seperti ini:

Pengertian Warna Primer, Sekunder, Tersier, Netral dan Contoh

Pengertian Warna Primer, Sekunder, Tersier, Netral dan Contoh



Warna Netral
Putih - Hitam

Yaitu warna yang berasal dari campuran ketiga warna pokok. Merah, Kuning dan Biru, dicampur secara sekaligus dengan takaran perbandingan yang sama 1:1:1. Secara teori, pencampuran ketiga warna ini akan menghasilkan warna hitam. Tapi dalam prakteknya, sulit ditemukan. Karena syaratnya kualitas warna dan originalitasnya, harus valid. Ketiga warna primer yang digunakan, benar-benar asli sesuai standar kualifikasi laboratorium. Sedang faktanya, cat atau zat warna primer yang beredar, tidak murni sebagaimana pengukuran laboraturium warna. Akibatnya, hasil pencampuran ketiga warna primer biasanya akan menghasilkan warna kecoklatan.

Jika sumber ketiga warna primer itu dalam bentuk cahaya, maka hasil pencampurannya secara teori akan menghasilkan warna putih. Ingat teori spektrum warna berdasarkan cahaya. Cahaya putih, bila diuraikan melalui kaca prisma, akan menghasilkan warna pelangi. Dan warna pelangi itu bila disatukan, akan kembali ke warna asalnya yaitu cahaya berwarna putih. Contoh kongkritnya adalah cahaya matahari. Bila cahaya matahari diuraikan oleh percikan air hujan, maka di kaki langit akan memantul lingkaran warna pelangi.

Singkatnya, warna jenis ini disebut warna netral karena didalamnya, sudah terkandung semua unsur warna yang ada. Itu sebabnya, warna putih dan hitam, akan tetap serasi bila dikombinasikan dengan warna apapun.

Pengertian Warna Primer, Sekunder, Tersier, Netral dan Contoh

24 komentar

avatar

Thank u ...blog ini telah membuat hidupku lebih berwarna

Balas Hapus
avatar

hahaha .... sama-sama.
Senang sekali membaca komentar anda Arthur

Balas Hapus
avatar

Kalau warna pink/merah muda termasuk warna apa ya gan?

Balas Hapus
avatar

Kalau merah muda termasuk Warna Kromatis dan Warna Pastel Daffa

Balas Hapus
avatar

Warna metalik campuran dari warna apa gan.tolong kasi imponya gan.tank

Balas Hapus
avatar

Metalik itu bukan nama warna, tapi jenis citra warna. Sama dengan warna doff dan warna mengkilat.

Balas Hapus
avatar

Gan,mobil saya warna hitam doff,kl ditimpa warna hitam metalik apa bs maksimal hasilnya?

Balas Hapus
avatar

Trus yg cocok warna apa gan?terima kasih sebelumnya.

Balas Hapus
avatar

Wah kalau itu soal material cat mobil ya. Saya kurang tahu Agustine, belum punya pengalaman langsung soal cat mobil.

Balas Hapus
avatar

kalau warna gradasi masuk di kategori apa

Balas Hapus
avatar

Kalau gradasi itu bukan nama sebuah kelompok warna. Tapi hiraki turunan wana secara beratahap. Selengkapnya bisa dibaca pada:

Pengetian Gradasi Warna

Balas Hapus
avatar

gabisa di copy yaaaa :(

Balas Hapus
avatar

Warna netral cuma hitam sama putih aja?

Balas Hapus
avatar

Amazing, but confusion..
Gini om, warna coklat adalah gabungan dari warna primer dan sekunder. Bukannya sama aja gabungan dari semua warna primer?
Aku ambil contoh, merah + hijau = coklat kemerahan.. kan sama aja merah + biru + kuning? Soalnya hijau kan hasil dari biru tambah kuning?
Trus biru + orange = coklat kebiruan.. bukannya sama aja dengan biru + merah + kuning? Karena orange adalah hasil merah + kuning.. secara matematik itu semua kan cuma dibalik aja penempatan warna, mana yg duluan. Tapi kok hasilnya beda2 gitu ya om??
Lalu kalo diperincikan lagi berarti merah + biru + kuning jadinya coklat? Knpa bisa jadinya hitam ya?? Padahal cuma bolak balikin warnanya om? Mohon penjelasannya

Balas Hapus
avatar

hahaha
Hebat kamu. Memang begitu. Campuran semua warna sekunder, sama artinya dengan campuran semua warna primer. Memang iya. Kalau soal hasilnya beda-beda, itu karena takaran masing-masing campurannya berbeda. Jika takarannya sama, maka secara matematis, hasilnya tidak akan meleset



Balas Hapus
avatar

artikel nya sangat bagus! Lanjutkan karyanya :D

Balas Hapus
avatar

Senang menemukan blog kesukaan saya duluuuu. Yah apa boleh buat....who knows someday..artikel2 spiritual lahir kembali....BTW topi beli dimana mas???

Balas Hapus
avatar

Wah baru kenal citra warna ni gan,
Makasih gan, keren...

Balas Hapus
avatar

Kalo ingin menghasilkan warna hitam doff gimana gan..?
Mohon bantuanya.. !

Balas Hapus
avatar

Kalo ingin menghasilkan warna hitam doff gimna gann..?
Mohon bantuanya..!!

Balas Hapus
Komentar yang tidak relevan, jorok, spamming dan promosi link akan dihapus

Copyrights @ blogernas ■ Desember 2015 - Erianto Anas | Powered by Blogger