QUOTE
Yang umum diyakini, membuat blog itu susah.
Apalagi menjadikannya untuk mencari uang di internet.
Tapi ketahuilah, itu hanya mitos!
Temukan inspirasi dan semangat baru di sini
terbaru

Kupas Tuntas Prinsip-prinsip Seni Rupa dan Desain

: Rabu, Agustus 31, 2016

Kupas Tuntas Prinsip-prinsip Seni Rupa dan Desain


Sebelumnya anda sudah pahami Apa Itu Komposisi pada Seni Rupa dan Desain. Selanjutnya untuk mencapai komposisi yang diharapkan, diperlukan sebuah kaidah atau azas dalam menata setiap unsur-unsur visual dalam sebuah karya. Nah kaidah penataan itulah yang disebut dengan istilah Prinsip-prinsip Seni Rupa dan Desain. Prinsip-prinsip itulah yang akan menjadi kompas dalam mengorganisasikan setiap elemen yang membangun sebuah karya.

Untuk itu ada 6 prinsip yang harus diperhatikan:


1. Prinsip Kesatuan (Unity)

Ini menyangkut tentang keutuhan total sebuah karya dari berbagai aspeknya. Apakah secara keseluruan, antar setiap unsur yang digunakan, sudah kompak atau belum. Apakah sudah saling berhubungan atau belum. Uraian lengkap dengan contohnya bisa anda baca DI SINI.

2. Prinsip Keseimbangan (Balance)

Ini berkaitan dengan kesan bobot atau berat ringannya sebuah elemen dalam satu bidang dan ruang, Apakah unsur-unsur yang dibuat sudah seimbang atau belum. Secara mendasar terdapat 2 jenis keseimbangan yang harus dipahami, yaitu keseimbangan Simetris dan keseimbangan Asimetris.

3. Prinsip Irama (Rhythm)

Ini menyangkut soal kesan dinamika visual sebuah karya. Apakah penataan setiap unsurnya masih statis monoton atau sudah dinamis berirama. Ini membutuhkan wawasan dan trik tertentu agar prinsip ini tercapai. Selengkapnya dengan contoh bisa anda ikuti DI SINI.

4. Prinsip Aksentuasi (Centre of Interest)

Ini menyangkut soal pusat perhatian secara visual. Apakah keberadaan setiap unsur visual yang dibuat masih terkesan sama rata sama rasa atau sudah memiliki penekanan pada bagian tertentu. Selengkapnya dengan contoh bisa anda simak DI SINI

5. Prinsip Kesebandingan (Proportion)

Ini menyangkut dengan perbandingan antar setiap unsur dengan unsur visual lainnya, termasuk juga perbandingan antar elemen dengan bidang dan ruang yang digunakan. Apakah sudah layak secara estetika atau belum. Selengkapnya dengan contoh gambar bisa diikuti DI SINI.

6. Prinsip Keselarasan (Harmony)

Ini berkaitan dengan harmonisasi hubungan antar setiap unsurnya. Apakah setiap elemen visual yang dibuat bentuknya sudah saling menunjang membangun citra visual tertentu atau belum. Uraian lengkap serta contoh gambarnya bisa anda lihat DI SINI.

Komentar yang tidak relevan, jorok, spamming dan promosi link akan dihapus

Copyrights @ blogernas ■ Desember 2015 - Erianto Anas