Judi Bola
QUOTE
Yang umum diyakini, membuat blog itu susah.
Apalagi menjadikannya untuk mencari uang di internet.
Tapi ketahuilah, itu hanya mitos!
Temukan inspirasi dan semangat baru di sini
terbaru

Pengertian Warna Kromatis, Akromatis dan Contohnya

: Senin, Juli 04, 2016

Pengertian Warna Kromatis, Akromatis dan Contohnya

Sebenarnya kedua istilah ini berasal dari istilah dunia cahaya, yaitu cahaya kromatis dan akromatis. Kromatis artinya ketika spektrum cahaya sudah mencapai gelombang tertentu sehingga cahaya tersebut menghasilkan warna. Sedang akromatis, kebalikannya. Karena suatu cahaya tidak mencapai gelombang tertentu, maka tidak sampai menghasilkan warna. Yang ada, hanya gelap terang tak berwarna. Contohnya televisi hitam-putih. Semua gambarnya, hanya permainan hitam dengan putih, gelap dengan terang. Artinya, tanpa pigmen.

Nah pengertian cahaya kromatis dan akromatis itu akhirnya meluber menjadi warna kromatis dan warna akromatis, dengan pengertian yang juga sama.

Warna kromatis maksudnya adalah, kombinasi warna yang menggunakan gelap dan terang. Istilahnya adalah Tint dan Shade. Misalnya warna merah. Apabila warna merahnya pucat, atau warna merahnya gelap, maka itu disebut merah kromatis. Dalam pencampuran warna, untuk mendapatkan warna kromatis adalah dengan mencampurnya dengan warna putih dan hitam. Contohnya seperti ini:

Pengertian Warna Kromatis, Akromatis dan Contohnya

Pada gambar diatas tampak, semakin dekat ke warna putih, maka warna merahnya semakin pucat atau terang. Begitu juga terhadap warna hitam. Artinya kadar kromatis suatu warna, tergantung pada seberapa banyak unsur putih atau hitam bercampur pada sebuah warna. (Baca juga: Pengertian Warna Monokromatis dan Polikromatis serta Contohnya)


Sedangkan warna akromatis maksudnya adalah warna tanpa pigmen. Hanya permainan gelap dengan terang. Hanya permainan gradasi hitam dengan putih. Contohnya seperti ini:

Pengertian Warna Kromatis, Akromatis dan Contohnya

Komentar yang tidak relevan, jorok, spamming dan promosi link akan dihapus

Copyrights @ blogernas ■ Desember 2015 - Erianto Anas