QUOTE
Yang umum diyakini, membuat blog itu susah.
Apalagi menjadikannya untuk mencari uang di internet.
Tapi ketahuilah, itu hanya mitos!
Temukan inspirasi dan semangat baru di sini
terbaru

Struktur Dasar Kode HTML Template Blogger

: Senin, Juni 20, 2016

Struktur Dasar Kode HTML Template Blogger

Penyebab anda hingga kini masih pusing memikirkan template blog, apalagi jika sudah masuk ke rimba belantara script pada halaman Edit HTML dasbor, adalah karena anda belum paham struktur kode dasar yang membentuk sebuah template. Ibaratnya, anda belum paham kerangkanya. Yang terlihat, selalu kerumitannya. Melulu yang diperhatikan detail cabang dan rantingnya. Ibarat memahami tubuh manusia, melulu anda terjebak pada jejaring urat syaraf yang rumit di dalam batok kepala. Sehingga anda jadi lupa dan tidak terpikirkan lagi tentang tampilan keseluruhan dari tubuh manusia.

Padahal jika anda tahu, kerangka dasar template blogger itu sangat sederhana, yang jika anda pahami, akan jauh lebih memudahkan anda dalam merancang, melakukan modifikasi dan bongkar pasang total template. Karena anda jadi tahu, PETAnya. Anda jadi punya kompas penunjuk arahnya.

Lalu seperti apa struktur dasar dari kode HTML yang membentuk sebuah template Blogger? Silahkan anda lihat gambar dibawah ini:

Struktur Dasar Kode HTML Template Blogger

Nah seperti itulah lebih kurang bagan lengkap dari struktur dasar kode HTML sebuah template Blogger. Bagaimana pun canggih dan banyaknya kode yang terdapat pada sebuah template, tapi peta atau kompas dasarnya tak kan pernah lari dari skema diatas. Rangka umumnya, tetap mengacu pada kerangka diatas. Tag yang digunakan, tak kan pernah menyimpang dari semua tag yang ada diatas.

Lalu apa pengertian dari setiap bagan atau tag tersebut? Berikut deskripsinya:

Tag <HTML>
Ini sudah merupakan ketentuan yang dikeluarkan oleh konsorsium W3C. Sebuah standarisasi dalam menulis halaman web berbasis HTML. Setiap dokumen, selalu diawali dan ditutup dengan tag HTML.

Tag <head>
Ini tag untuk menandai bagian atas atau elemen kepala pada setiap template blog. Pada bagian inilah terletak tag meta dan tag link. Mulai dari meta tag title, tag deskripsi, tag keyword, sampai dengan meta tag untuk semua verifikasi mesin pencari, verifikasi situs statistik dan sejenisnya. Begitu juga dengan tag link. Mulai dari link authoritas kepengarangan, link halaman feed, link engine blogger yang digunakan, link favicon, link media print dan seterusnya. Singkatnya semua jenis meta content dan link untuk kelengkapan optimasi blog (SEO dasar), terletak pada bagian ini.

Selain itu, pada bagian head ini juga terletak kode CSS untuk pengatuan tampilan sebuah blog. Mulai dari tampilan body template secara keseluruan, sampai dengan desain tampilan header, sidebar, postingan, footer dan widget-widget untuk pendukung. Perintah untuk mengatur tampilan semua itu, mulai dari posisi, ukuran, warna sampai modelnya.

Tag <body>
Tag ini gunanya untuk menyediakan space untuk meletakkan tag tag pembuat semua elemen yang dibutuhkan sebuah blog. Mulai dari header, sidebar, main dan footer, Termasuk sistem navigasi. Ibaratnya, semua tag yang terdapat dalam kerangka tag body ini adalah kapling-kapling lahan.  Perintah untuk membagi sebuah tanah luas menjadi terkapling-kapling, yang batas, ukuran, bentuk dan warnanya, diatur oleh semua kode yang terdapat pada CSS, yang letaknya dalam tag head.

Nah itulah lebih kurang bagan dan keterangan yang terkait dengan sruktur dasar kode HTML template sebuah blog yang menggunakan engine Blogger. Tapi meskipun contoh ini hanya menggunakan platform Blogger, untuk blog lain berbasis Wordpress dan lain-lain, prinsipnya juga sama. Karena kerangka template itu bersifat umum. Sama dengan kerangka tubuh mahkluk hidup. Selalu diawali dengan kepala, leher, badan, tangan dan kaki. Yang membedakannya, hanya pada pemberian nama jenis bahasa pemrograman yang digunakan, pemberian nama id unik pada setiap elemennya, dan alur sistem antar elemennya.

Lalu setelah memahami peta atau kompas kode seperti ini, apakah anda akan bisa membuat sebuah template Blogger? Belum! Karena ini baru sebuah kerangka. Anda harus melanjutkannya dengan mengisi setiap bagan tersebut secara detail. Sebagai contoh misalnya kita ambil bagian header sebuah blog. Maka anda harus pikirkan, apa saja yang terdapat pada sebuah header blog. Unsur-unsur apa saja yang akan anda jebloskan kedalam sebuah elemen header. Misalnya apakah hanya title dan deksripsi dalam bentuk teks. Atau juga diikuti dengan banner. Atau lagi apakah juga akan disisipkan sebuah widget untuk meletekkan iklan. Lalu berapa ukuran dan dimana posisi setiap sub-sub elemen tersebut. Termasuk warna dan model tampilannya seperti apa. Semua itu harus anda perhitungkan dengan jeli dan sekaligus membuatnya sampai tuntas.

Jadi struktur dasar kode HTML template ini bukan sebuah akhir, melainkan baru sebuah peta awal. Sebuah kompas untuk melangkah lebih jauh dalam petualangan blogging anda dalam perancangan dan bongkar pasang template Blogger. Dan anda, harus bisa menggabungkan beberapa sikap untuk berhasil melakukannya. Anda harus mengawinkan keberanian untuk uji coba dengan kecermatan logika disisi lain. Jika tidak, maka anda bisa mati sebelum berkembang. Tapi jika bisa, maka inilah sebuah petualangan baru yang memusingkan, tapi sekaligus juga menggiurkan. Jadi jika anda memang sudah siap tempur, mari sinsingkan lengan baju dan segera meloncat kesini: Cara Membuat Template Blog Sendiri dari Awal

Komentar yang tidak relevan, jorok, spamming dan promosi link akan dihapus

Copyrights @ blogernas ■ Desember 2015 - Erianto Anas