QUOTE
Yang umum diyakini, membuat blog itu susah.
Apalagi menjadikannya untuk mencari uang di internet.
Tapi ketahuilah, itu hanya mitos!
Temukan inspirasi dan semangat baru di sini
terbaru

Wawancara SEO Saya dg Robot Google

: Sabtu, Maret 12, 2016

Serial SEO Imajiner 1: Hasil wawancara pertama saya dengan robot Google. Langsung di kediaman beliau di Google Webmaster Tools atau Search Console.


Wawancara SEO Saya dg Robot Google

Suatu kali saya sengaja memberanikan diri berkunjung ke kantor robot Google. Saat itu saya disambut langsung oleh beliau. Saya tidak menyangka, ternyata sang robot kita sangat cuek. Tapi yang membuat saya kagum luar biasa, setiap jawabannya, selalu tepat. Lugas dan tidak bertele-tele. Tidak ada kata yang terbuang. Sama seperti tulisan saya.

“Selamat siang Pak Bot”
“Ya siang“
“Lagi sibuk Pak?”

Pak Bot tidak menjawab. Saya jadi salah tingkah.

“Maaf Pak Bot kalau pertanyaan saya tidak berkenan”

Pak Bot tetap diam. Saya jadi mulai panik

“Mm ... lagi sibuk mengindeks blog Pak Bot?”

Beliau tetap saja diam. Saya jadi gugup.
Kenapa ya Pak Bot selalu diam ....

“Maaf Pak Bot, boleh saya tanya tentang SEO Pak?”
“Boleh”

Perasaan saya mulai lega

“Sebenarnya yang membuat Pak Bot sering berkunjung ke suatu blog itu karena apa ya?”
“Kalau ada sesuatu yang baru di suatu blog?”
“Boleh tahu maksudnya sesuatu yang baru itu Pak?”
“Ya yang baru. Yang unik”

Baru. Terus unik juga. Bagaimana ini maksud beliau.

“Apakah maksud Pak Bot kalau ada postingan baru di suatu blog?”
“Ya”
“Kalau yang diposting itu tidak unik bagaimana Pak Bot?”
“Saya datang juga”
“Lho tadi Bapak katakan yang baru dan yang unik?”
“Tetap datang tapi jarang.”
“Kenapa Pak Bot?”
“Karena sudah membosankan. Dimana-mana isinya sama”
“Maksud Pak Bot blog yang isinya copas?”
“Termasuk”
“Oya? Maksud Pak Bot masih ada jenis postingan lain walaupun tidak copas?”
“Ya”
“Postingan seperti apa itu Pak Bot?”
“Postingan isinya relatif sama dengan blog lain”
“Berarti seorang Blogger tidak bisa menulis postingan dengan tema yang sama?”
“Bisa kenapa tidak”
“Tapi Bapak bilang kalau isinya relatif sama pak Bot jadi jarang berkunjung?”
“Tulis dengan sudut pandang dan cara yang berbeda”

Saya langsung mengeluarkan selembar kertas dan pena lalu mencatat ringkasan jawaban Pak Bot.

“Masih boleh saya bertanya Pak Bot?”
“Masih”
“Benarkah Pak Bot lebih senang datang ke blog yang postingannya panjang dari pada pendek?”
“Iya kenapa?”
“Banyak Blogger yang katanya mengerti SEO katakan seperti itu”.
“Tapi jangan lupa. Saya tidak bisa ditipu”
“Maksud Pak Bot?”
“Yang postingannya sengaja mengulur-ngulur saya justru malas berkunjung”
“Maaf mengulur-ngulur maksudnya Pak?”
“Ya itu. Sengaja bertele-tele hingga sekian halaman untuk curi muka terhadap saya. Padahal isinya berputar-putar disitu saja”
“Maksud Pak Bot postingan yang isinya sebenarnya kalau dipadatkan bisa singkat tapi sengaja dipanjang-panjangkan untuk menggoda perhatian Bapak?”
“Ya. Itu saya paling malas. Bahkan kalau sudah begitu kentara, saya jadi tidak datang”
“Jadi panjang itu juga ada syaratnya Pak Bot?”
“Ya tentu”
“Apa syaratnya Pak?”
“Yang ditulis tetap yang penting”
“Maksudnya Pak Bot?”
“Panjang karena ulasannya mendalam. Bukan dangkal yang diulur-ulur”
“Oh. Hmm ... ya ya. Saya baru paham Pak. Kalau begitu berarti seorang Blogger tidak bisa menulis tanpa wawasan yang luas seperti seorang proffesional?”
“Tidak juga”
“Kalau tidak, bagaimana caranya seorang Blogger dengan wawasan sedang apalagi kurang bisa menulis seperti itu pak Bot?”
“Tulis sampai batas pengetahuan.”
“Oya saya ingin tahu lebih jauh Pak Bot. Bolehkah?”
“Boleh”
“Sejauh kunjungan Bapak selama ini, apakah banyak Blogger yang menulis tidak sampai ke batas kemampuannya?”
“Ya”
“Apakah secara tidak langsung Pak Bot juga mengatakan bahwa sebenarnya banyak Blogger tidak sungguh-sungguh dalam menulis postingan?”
“Ya. Banyak yang malas. Hanya sedikit Blogger yang menulis dengan sungguh-sungguh. Saya tidak bisa ditipu. Cepat lambat saya akan tahu kalau sudah berkunjung. Dan selalu ada sanksi untuk prilaku curang”
“Prilaku curang maksudnya Pak?”
“Ya itu. Asal update”
“Hmm .... saya jadi semakin paham Pak Bot.”
“Oya Pak Bot, ada nasehat untuk saya Pak?”
“Teruslah menulis seperti ini. Anda cukup kreatif. Sejuah ini saya suka blog anda!”
“Hehe .... terima kasih Pak Bot, saya jadi tersanjung. Maaf sudah mengganggu pak Bot”
“Tak apa. Lain kali kalau lagi senggang mampir saja kesini”
“Senang sekali Pak Bot, permisi. Assalamu Alaikum”
“Tidak perlu pakai assalamu alaikum. Itu spam”
“hahaha .... Pak Bot bisa aja”

Komentar yang tidak relevan, jorok, spamming dan promosi link akan dihapus

Copyrights @ blogernas ■ Desember 2015 - Erianto Anas