-->

Perbedaan Eka Lesmana dengan Erianto Anas

Yang mengenal dan selalu memburu Eka Lesmana dan Erianto Anas, sangat membutuhkan tulisan ini. Mereka yang ingin tahu perbedaan diantara mereka berdua. Dua ikon Blogger dari genre yang berbeda

Meski keduanya sama-sama Blogger maniak yang gila blogging, tapi keduanya punya perbedaan yang sangat kontras. Perbedaan itu bisa dilihat dari beberapa sisi. Misalnya:

Latar Belakang:
Eka datang dari keluarga yang tidak mampu secara finansial, tapi Erianto Anas, termasuk sedang. Tidak lahir dari keluarga kaya tapi juga tidak dari keluarga yang teramat miskin. Eka hanya tamat SMP, sedang Erianto Anas tamat kuliah. Eka mulai belajar membuat blog, saat dia menjadi seorang pelayan toko. Sedang Erianto Anas, belajar blogging disaat dia sudah menjadi seorang Guru PNS. Eka Lesmana belajar blog karena terinspirasi untuk memperbaiki nasib. Sedang Erianto Anas, tidak. Pada mulanya hanya ingin menghibur dirinya disaat dia mengalami gangguan kejiwaan.

Citra Maya:
Nama Eka Lesmana di internet, sebagai ikon sukses bisnis online. Sebagai barometer pencapaian finansial yang luar biasa. Sebuah referensi virtual para Blogger untuk menapak karir di bidang monetizing. Citra Eka di belantara maya, sangat positif. Dia adalah mata air rujukan yang selalu membuat para Blogger penasaran. Sedang Erianto Anas, tidak. Dia lebih dikenal sebagai seorang residivis yang inspiratif ketimbang seorang Blogger yang sukses bisnis online. Namanya, menjadi kontroversi disetiap sudut bumi maya. Singkatnya, dia dikutuk sekaligus digandrungi oleh berbagai pihak.

Penggemar:
Eka, selalu diburu oleh para Blogger yang ingin berhasil di bisnis Google Adsense. Atau mereka yang ingin belajar bagaimana cara dan kiat untuk sukses bisnis online. Artinya Eka, digandrungi oleh para Blogger dan mereka yang kelaparan finansial. Sedang Erianto Anas, bukan prototype Blogger satu dimensi. Pada dirinya, bersarang minat yang bersayap. Akibatnya, dia tidak hanya digandrungi oleh para Blogger yang ingin sesuatu yang berbeda, tapi juga digemari oleh para penggila dunia ide-ide kritis, meskipun mereka bukan seorang Blogger.

Kepribadian:
Meski diburu banyak penggemar dimana-mana, tapi sosok Eka, bukan seperti seorang saleb. Dia, tetap seorang laki-laki yang bersahaja. Kalem dan terkendali. Semangatnya, tidak meluber hingga membuat dia lupa diri. Dia tetap tenang meski dalam dirinya, selalu dipacu oleh tekad dan semangat juang yang tak pernah padam. Tapi sosok Erianto Anas, berbeda. Dia seorang manusia yang kurang ajar. Dirinya, selalu dibakar adrenalin yang meluap-luap. Dia selalu menulis ide ide usil dan mengagetkan. Cara berpkirnya, tidak populis. Selalu menabrak pagar kelaziman. Cendrung kiri dan kontra maenstream. Dia, adalah sosok manusia iblis yang energik.

Penghasilan Online:
Eka, hingga tulisan ini diluncurkan, penghasilan onlinenya sudah mencapai rata-rata 100 hingga 120 juta perbulan. Sedang Erianto Anas, hanya mampu di angka 5 juta berpulan. Tapi itu hanya dulu. Lalu sekarang? Penghasilan onlinenya, sudah terjun bebas. Sudah memalukan untuk ditulis. Dia kini bahkan sedang terinspirasi oleh pencapaian Eka. Bahkan dia menulis postingan ini, adalah dalam rangka untuk menembak kata kunci Eka Lesmana di halaman pencarian Google. Untuk mencaplok para pengunjung yang mencari-cari Eka. Apakah ini termasuk cara licik? Apakah ini dibolehkan? Apakah blogernas akan ditimpa sanksi dengan jurus akal bulusnya ini?

Hanya robot Google yang tahu
Komentar yang tidak relevan, jorok, spamming dan promosi link akan dihapus

Desember 2015 - Erianto Anas - blogernas