QUOTE
Yang umum diyakini, membuat blog itu susah.
Apalagi menjadikannya untuk mencari uang di internet.
Tapi ketahuilah, itu hanya mitos!
Temukan inspirasi dan semangat baru di sini
terbaru

2 Cara Screenshot Gambar tanpa Software

: Jumat, Maret 04, 2016

Beginilah cara mengambil gambar screenshot tanpa menggunakan software apapun pada Windows. Sangat mudah dan langsung terbukti

Kini semakin banyak dibutuhkan gambar screenshot. Baik bagi anda yang bekerja secara offline apalagi online. Tapi belum banyak yang tahu cara melakukannya. Dan yang sudah melakukannya, seringkali menggunakan software tambahan diluar sistem Windows. Padahal pada semua itu, sudah tersedia tanpa harus repot mendownload softawarenya kesana kemari. Bagaimana caranya?

Secara gamblang ada 2 model gambar screenshoot:

Pertama gambar screenshot layar penuh atau full screen. Artinya gambar yang diambil, memenuhi bagan space layar monitor. Kiri kanan atas bawah, tidak ada yang tersisa. Cara untuk mendapatkannya bisa anda ikuti pada: Cara Mengambil Gambar Screenshot PC Full Screen.

Kedua gambar screenshoot dalam bentuk potongan atau crop. Artinya meskipun tampilan yang anda lihat itu penuh, tapi anda bisa mengambil hanya bagian tertentu saja sesuai kebutuhan anda. Biasanya ini banyak diperlukan oleh mereka yang menulis tutorial yang membutuhkan banyak gambar pendukung. Misalnya para penulis ebook tutorial. Atau para blogger yang konten blognya juga tutorial cara melakukan segala sesuatu. Cara untuk mendapatkan gambar seperti ini, bisa anda ikuti di halaman: Cara Mengambil Potongan Gambar dg Screenshot

Kedua cara diatas, sama-sama menggunakan fitur bawaan dari sistem operasi Windows.
Lalu bagaimana hasilnya? Tetap optimal. Gambarnya tetap jernih seperti aslinya. Yang mempengaruhi adalah, saat menyimpan filenya. Apa ekstensi file gambar yang anda pilih. Karena kualitas tampilan setiap ekstensi file gambar, juga berbeda. Ekstensi file tertentu, sangat cocok untuk digunakan pada layar monitor atau produk multimedia. Tapi tidak bagus untuk versi cetak. Jadi kuncinya disitu. Jenis ekstensi file yang anda pilih saat menyimpannya. Kedua tergantung pada ukuran yang anda tampilkan. Jika ukuran file aslinya sama dengan ukuran yang anda tampilkan, maka gambarnya akan jernih seperti aslinya. Tapi jika sudah anda ubah saat gambar tersebut ditampilkan, baik di halaman Office maupun saat dipublis ke Internet via halaman web.blog, maka gambarnya akan blur. Karena itu pastikan anda tahu ukuran aslinya, lalu tetap ukuran yang sama yang digunakan saat ditayang.

Komentar yang tidak relevan, jorok, spamming dan promosi link akan dihapus

Copyrights @ blogernas ■ Desember 2015 - Erianto Anas