QUOTE
Yang umum diyakini, membuat blog itu susah.
Apalagi menjadikannya untuk mencari uang di internet.
Tapi ketahuilah, itu hanya mitos!
Temukan inspirasi dan semangat baru di sini
terbaru

Rahasia Blog Langsung Diterima Google Adsense

: Senin, Februari 22, 2016

Banyak Blogger yang mendaftarkan blognya ke Google Adsense. Tapi yang langsung diterima, hanya bisa dihitung setengah jari. Kenapa? Tulisan ini akan membongkar apa rahasianya.

"Pastikan situs web Anda telah sepenuhnya rampung
dan diluncurkan sebelum Anda mengajukan permohonan untuk AdSense
Jangan ajukan permohonan ketika situs Anda masih dalam versi beta
atau tahap "sedang dibuat" atau hanya terdiri dari kerangka situs web"

Hanya itu syaratnya. Blog anda benar benar sudah siap untuk diorbitkan. Benar benar sudah fix untuk dimonetizing. Itu firman langsung dari Google Adsense. Blog yang akan didaftarkan, tidak bisa blog uji coba. Tidak bisa blog asal jadi. Bayangkan saat anda mengadakan pesta. Apakah anda akan membuka pesta disaat semua petugas dapur masih sibuk bekerja? Atau disaat kursi meja dan semuanya masih berantakan? Nah makanya mikir. Adsense tidak sama dengan PPC lokal, yang begitu blog anda baru selesai dibuat, tanpa ganti template, tanpa mengurus berbagai pernak pernik yang mendukung, bahkan tanpa ada postingan satu pun, juga bisa. Anda akan langsung diterima dan iklannya juga langsung tayang di blog anda. Tapi jangan lupa. Bertahun-tahun anda mengikuti PPC murahan seperti itu, anda tidak akan mendapatkan apa-apa, kecuali hanya sekedar untuk beli rokok alias komisinya hanya rimah-rimah kecil.

Lalu seperti apa blog yang sudah siap dipersembahkan ke Adsense Google?
Ada 2 indikator.

Pertama telah memenuhi standar kebijakan layanan mereka,
Khususnya kebijakan terhadap konten blog anda. Jika blog anda sudah mematuhi semua point yang tidak mereka setujui, itu artinya blog anda sudah lolos syarat pertama. Apa saja konten yang dilarang mereka? Cukup banyak. Tapi prinsip dasarnya sederhana, yaitu konten yang tidak memberikan manfaat positif dan pencerahan pada pengunjung. Misalnya postingan yang berisi gambar dan video vulgar. Termasuk postingan yang isinya soal penjualan barang illegal, obat-obat terlarang atau singkatnya asal segala hal yang menyangkut dengan species narkoba. Kemudian blog yang isinya menghasut untuk terjadinya kegaduhan, ketakutan, kekerasan dan kekacauan. Termasuk konten yang melanggar hak cipta, misalnya plagiat, copas dan maling. Selengkapnya tentang hal ini bisa anda lanjutkan di Kupas Daftar Konten Terlarang Google Adsense.

Kedua adalah standar mutu layanan mereka
Sesuai namanya, kualitas blog anda harus sesuai dengan standar yang sudah mereka tetapkan. Jadi untuk diterima sebagai Publisher Adsense, patuh dari segala larangan mereka saja, belum cukup. Itu baru soal kepatuhan anda terhadap aturan main. Tapi aturan main, baru cara pakai, baru pintu masuk. Isinya belum ada. Artinya produk yang anda usung apa? Apakah sudah layak, atau belum. "Konten belum memadai". Itulah kalimat penolakan yang sering menampar semangat para blogger setiap ditolak setelah proses review terhadap blog mereka berakhir. Apa maksudnya konten belum memadai? Itulah apa yang disebut dengan mutu. Kontennya, belum bermutu. Lalu apa pula indikator sehingga sebuah konten disebut bermutu, dalam hal ini sesuai standar Adsense?

Gamblangnya adalah, postingan blog anda, harus benar-benar berorientasi untuk kegunaan dan kenikmatan pengunjung. Bukan untuk mengintai robot Google. Bukan hanya untuk mendongkrak angka kunjungan alias menulis untuk widget statistik. Itu bisa dibuktikan apakah para pengunjung ingin kembali ke blog anda atau begitu kesasar langsung balik kanan lalu tak pernah kembali lagi. Artinya postingan anda tidak bisa asal jadi. Katanya blog tutorial, tapi rata-rata postingan, cuma 2 paragraf pendek tanpa gambar pendukung tanpa bimbingan yang jelas. Jangankan pengunjung bisa mengerti dan terbukti tutorialnya, malah pengunjung jadi bingung lalu kembali mencari blog lain di Google. Katanya blog yang mengulas sebuah produk, tapi spect dan deskripsi produknya, hanya copas dari browsur online yang terpajang di toko online. Intinya adalah, tulislah postingan yang benar benar memberi pencerahan pada pembaca. Pastikan sekali pengunjung kesasar, mereka tetap ingin kembali (contohnya seperti blog ini. Betul?)

Pertanyaan yang harus dilemparkan ke muka anda tentang hal ini adalah:
Apa alasan pengunjung untuk mampir ke blog anda. Kenapa mereka harus memilih blog anda, dan kenapa bukan ke blog lain? Jika anda tidak bisa menjawab pertanyaan ini dengan tegas, itu tandanya blog anda hanya salah satu sampah diantara tumpukan blog lain pada umumnya. Isianya sama. Tidak ada yang istimewa. Tidak unik. Karena itu otentiklah. Bangunlah originalitas khas milik anda. Lalu itu yang anda bagikan pada pengunjung. Apapun topik yang anda sajikan di blog anda, itu tidak jadi soal. Semua konten, tetap ada yang membutuhkannya. Setiap niche, selalu ada penggemar fanatiknya. Selalu ada pengunjung loyalnya. Tapi tentu saja niche yang digarap dengan sungguh-sungguh. Niche yang memang ditulis dari pengalaman dan pengetahuan sendiri. Lalu dengan semangat berbagi. Bukan niche duplikat yang ditulis hanya untuk mencubit robot mesin pencari.

Itulah kunci dari standar mutu. Kunci dari konten yang memadai.
Tapi jangan lupa. Itu belum akhir dari segalanya. Google Adsense masih punya standar mutu lain. Mereka juga menilai kualitas blog anda dari sisi blogging. Dari sisi pengelolaan atas peforma blog anda. Misalnya terhadap template blog anda. Apakah sudah sesuai dengan penilaian alat ukur mereka sendiri, dalam hal ini dokter yang mendiagnosanya adalah, Google Webmaster Tool, yang sekarang ganti nama menjadi Search Console. Pastikan semua indikator yang menjadi standar Console mereka, terpenuhi oleh blog anda. Misalnya, apakah setiap halaman blog anda, sudah tercantum link author, tanggal update lengkap dengan detail teknis cara penulisannya. Apakah tidak terjadi duplikat meta title dan meta deskripsi. Apakah setiap laman blog anda sudah terindeks dengan optimal. Apakah loading blog anda sudah kencang dan masih banyak lagi. Ringkasnya, semua indikator itu ujungnya adalah dalam rangka optimasi peringkat blog anda di mesin pencari, atau apa yang dikenal dengan istilah SEO (baca: Apa Itu SEO dan Fungsinya untuk Blog).

Kenapa hal ini juga menjadi syarat bagi Google Adsense?
Karena itulah yang akan mempengaruhi citra blog anda di mata robot, yang efeknya, pada peringkat blog anda di mesin pencari. Ujung-ujungnya, adalah traffic. Limpahan pengunjung dari search engine. Karena search engine, adalah pasar yang tertarget (selengkapnya baca: Apa itu Pengunjung yang Tertarget?). Pasar yang akan menjadi sasaran ketika iklan Google Adsense terpanjang di blog anda. Mereka datang, karena mereka mencari di mesin telusur. Bukan mereka yang anda undang paksa seperti di situs jejaring sosial. Bukan mereka yang terpaksa membalas kunjungan anda sebagai Blogwalker. Karena itulah ini juga menjadi syarat penting dalam penilaian Adsense, bahwa mayoritas pengunjung blog anda, adalah pengunjung yang datang dari mesin pencari.

Nah saya kira sebagai pengantar ini sudah cukup
Jika semua itu sudah terpenuhi pada blog anda, maka itu artinya blog anda baru benar benar sudah siap. Baru benar benar layak diluncurkan ke pasar. Baru layak melamar ke Google Adsense. Dan baru mereka tidak punya alasan untuk menolaknya. Lalu bagaimana dengan blog ini? Apakah sudah saya daftarkan ke Google Adsense? Belum!


* Anjuran Pemerintah setelah membaca tulisan diatas:
Tidak mengklik tulisan dibawah ini:

Kapan Bisnis Gogole Adsense itu Omong Kosong?

9 komentar

avatar

Isi tulisan ini tepat saran Uda. Untuk menjernihkan pikiran kita dari harapan fatomorgana di dunia online, sesuai dengan pengalaman blog saya yang telah 2 kali ditolak adsense. Mudah-mudahan blog saya setelah membaca ini ini siap meluncur ke bisnis adsense. Thanks Uda, God bless You.

Balas Hapus
avatar

Hahaha .... mantap Bung Jerami
Syukurlah anda sudah tobat
Salam sukses dan tetap semangat blogging

Balas Hapus
avatar

kang, saya sudah daftar adsense dan penolakannya selalu permasalahannya konten yang tidak memadai. ada apakah sebenarnya dengan konten blog saya, padahal sudah mematuhi segala jenis aturan syarat adsense.

Balas Hapus
avatar

Konten memadai bukan soal mematuhi peraturan mas. Peraturan itu baru masalah aturan main, apakah melanggar "standar kebijakan" atau tidak. Kalau konten tidak memadai, itu masalah "standar mutu". Standar mutu ya soal kualitas. Jadi beda dengan mematuhi aturan. Mutu stadium lanjut dari mematuhi peraturan

Balas Hapus
avatar

Untuk blog yang berbahasa Indonesia, Saya sarankan CPM dari REVENUEHITS, dengan konversi eCPM tinggi, sehingga setiap pengunjung dapat dikonversi menjadi dolar.
Berikut ulasan lengkap saya
http://www.e-jurnal.com/2016/04/revenuethits-cpm-terbaik.html

Balas Hapus
avatar

Makasi mas infonya

Balas Hapus
avatar

mantap mas Erionto, seperti saya tersadarkan, karena sudah beberapa kali saya ditolak oleh google adsense, saya minta sarannya mas untuk blog saya, apa yang perlu saya perbaiki dari blog saya ini. blog : coretanzone

Balas Hapus
avatar

Syukurlah kalau merasa tercerahkan Jufri, saya pun ikut senang. Saya lihat blog anda sudah bagus baik tampilannya maupun tulisannya. Kalau pengujian teknis menyangkut SEO, Speed, dan Validasi belum saya cermati. Tampaknya konten garapan blog anda sangat luas ya? Lintas bidang, persis seperti web portal berita atau magazine

Balas Hapus
avatar

Iya mas, seperti itulah, blog saya memang gado-gado, banyak tema yang saya tulis yang tidak menentu. Kadang tentang pendidikan, tutorial, download dan lain-lain. Jadi saya juga masih ingin banyak menggali ilmu blogger, agar tidak ketinggalan.

Balas Hapus
Komentar yang tidak relevan, jorok, spamming dan promosi link akan dihapus

Copyrights @ blogernas ■ Desember 2015 - Erianto Anas