QUOTE
Yang umum diyakini, membuat blog itu susah.
Apalagi menjadikannya untuk mencari uang di internet.
Tapi ketahuilah, itu hanya mitos!
Temukan inspirasi dan semangat baru di sini
terbaru

Jungkir Balik SEO pada Blogger Tandus

: Kamis, Februari 25, 2016

Umumnya Blogger memburu SEO. Tapi yang mereka lakukan, hanya SEO jungkir balik. Sebuah malpraktek blogging yang jarang disadari.


Sejatinya SEO, adalah untuk membantu robot agar lebih mudah merayapi halaman demi halaman pada sebuah blog atau situs. Sekaligus untuk memberikan peringkat dalam persaingan di medang tempur halaman pencarian. Tapi yang terjadi, semakin diburu, semakin peforma blog di mesin pencari, tidak kunjung naik. Bahkan semakin tenggalam di akar search engine. Kenapa itu bisa terjadi?

Secara gamblang, SEO itu terbagi 2: On page dan Off page. Kedalam dan keluar. Kedalam maksudnya adalah, pembenahan pada tubuh blog itu sendiri. Apakah sebuah template blog sudah sesuai dengan algoritma mesin pencari, apakah segala pengaturannya sudah memberi sinyal dan memudahkan robot untuk berkunjung, sehingga proses indeks menjadi lebih optimal. Sedang SEO keluar, adalah untuk mendongkrak citra blog dimata robot. Untuk mengumpulkan nilai dari backlink yang tersebar dimana-mana.

Untuk semua itulah para Blogger sibuk kesana-kemari. Menjadi pemulung ke berbagai penjuru maya mencari tips-tips SEO. Ibarat sebuah ruangan, template blognya akhirnya jadi penuh sesak dengan berjubel script dan kode. Halaman HTML blognya, jadi tempat penampungan tanpa filter. Tapi benarkah dengan memulung semua jurus itu peforma blognya menjadi tangguh di halaman penelusuran? Faktanya tidak. Dimana masalahnya?

Mereka hanya sibuk mengurus masalah optimasi terus menerus. Ibarat ladang, yang dilakukan, melulu hanya menjungkirbalikan tanah. Sedang yang ditanam, nyaris tidak ada. SEO itu baru sebuah lahan. Tempat tumbuh suburnya konten demi konten pada sebuah blog. Tanpa konten, SEO coding, akhirnya sama dengan kentut. Mereka lupa, bahwa SEO on page, tidak hanya soal template. Tapi juga soal konten. Soal postingan. Mereka lupa, bahwa semakin banyak jumlah halaman postingan pada sebuah blog, maka semakin bertambah peringkat sebuah blog dimata search engine. Apalagi jika setiap postingan itu juga dikelola dengan cerdik. Baik judul, URL, paragraf pertama, maupun permainan deskripsi unik pada setiap halaman.

Tapi apa yang terjadi pada Blogger kerasukan SEO?
Mereka melarikan diri. Karena kering ide dan malas posting, mereka melakukan kompensasi dengan cara melulu mengurus masalah SEO. Itulah yang menyebabkan rangking blog mereka, tidak kunjung naik di halaman pencarian. Jumlah pengunjung, jadi sepi. Dan setiap yang kesasar berkunjung, juga tidak betah. Umumnya langsung balik kanan dan tak pernah kembali lagi. Karena yang akan disantap, tidak ada. Kecuali hanya postingan-postingan malas 2 paragraf pendek tanpa isi. Akibatnya, ranking Alexa blog, juga lelet menembus angka yang lebih ramping. Karena bounch ratenya, tinggi. Efek dari page view dan time on site-nya yang sangat rendah.

Itulah nasib para Blogger tandus.
Para blogger yang kering ide dan malas untuk mengisi konten blognya dengan sajian yang memang dibutuhkan dan menarik oleh pengunjung.

Apakah ini berarti saya sedang meremehkan SEO atau anti SEO? Tidak.
Pesan saya adalah, berhentilah melacur. Dan kembalilah ke jalan yang benar. Blogginglah secara proporsional. Imbangi laju optimasi SEO blog anda dengan laju pertambahan postingan anda. Jangan berat sebelah. Karena segala sesuatu yang tidak natural, yang dikarbit, cepat lambat, tetap akan ambruk. Begitu juga dengan sebuah blog. Melakukan optimasi SEO tanpa perhitungan, akhirnya menjadi over optimasi. Dan itu, sangat tidak disukai oleh mesin pencari. Karena dinilai, tidak alami, tidak natural. Bahkan sampai stadium tertentu, akan dinilai sebagai spam oleh robot. Hasil akhirnya, peforma blog akan semakin buruk.

Jadi, sepulang dari sini, postinglah. Menulislah.
Tulisalah apa saja yang menarik bagi anda, sesuai niche blog anda sendiri.
Dan sebaik-baik topik yang disukai oleh robot, adalah postingan yang isinya review tentang blog ini.

Saya kira cukup sekian dan saya tidur dulu ya

Komentar yang tidak relevan, jorok, spamming dan promosi link akan dihapus

Copyrights @ blogernas ■ Desember 2015 - Erianto Anas